kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

DPR Usulkan PNB Per Kapita Jadi Indikator Pertumbuhan Indonesia, Ini Kata Ekonom


Kamis, 28 Agustus 2025 / 09:10 WIB
DPR Usulkan PNB Per Kapita Jadi Indikator Pertumbuhan Indonesia, Ini Kata Ekonom
ILUSTRASI. Suasana bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/7/2025).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman, menilai target PNB per kapita sebesar US$ 5.520 pada 2026 lebih bersifat pencapaian statistik ketimbang mencerminkan kualitas pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, PNB per kapita hanya menggambarkan rata-rata pendapatan tanpa memperhatikan distribusi, ketimpangan, maupun daya serap sektor produktif terhadap tenaga kerja.

“Kualitas pertumbuhan ekonomi seharusnya diukur dari perbaikan produktivitas, diversifikasi industri bernilai tambah, serta peningkatan daya beli masyarakat luas, bukan sekadar rata-rata pendapatan dalam dolar,” kata Rizal kepada KONTAN, kemarin.

Baca Juga: GNI Per Kapita Diusulkan Jadi Indikator Kualitas Pertumbuhan Ekonomi, Tepatkah?

Ia menambahkan, selama struktur ekonomi masih bergantung pada konsumsi rumah tangga dan ekspor berbasis komoditas mentah, kenaikan PNB per kapita cenderung menguntungkan kelas menengah-atas. 

Sementara itu, masyarakat berpendapatan rendah tetap menghadapi stagnasi daya beli.

“Pemerintah menempatkan angka PNB sebagai narasi kemajuan, meski kualitas pertumbuhan sejati seperti pemerataan, industrialisasi, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja masih menjadi pekerjaan rumah besar,” tegas Rizal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×