kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DPR tak khawatir wewenang anggarannya diuji materi


Senin, 11 Maret 2013 / 15:20 WIB
DPR tak khawatir wewenang anggarannya diuji materi
ILUSTRASI. Turun, harga mobil bekas Honda Freed per Oktober 2021 hanya Rp 90 jutaan.KONTAN/Fransiskus Simbolon/19/09/2014


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak khawatir dengan langkah uji materi soal fungsi anggaran DPR ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh tim gabungan lembaga swadaya masyarakat. Wakil Ketua DPR bidang ekonomi Muhammad Sohibul Iman menyatakan, hal itu merupakan hak setiap warga negara.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan, DPR meyakini kewenangan DPR dalam anggaran selama ini sudah benar. Termasuk, pemberian tanda bintang dalam rancangan anggaran belanja yang diajukan kementerian/lembaga.

“Pemberian tanda bintang dalam rangka meminta pemerintah melengkapi aspek legal prosedural dan substansial,” urainya. Bahkan ia menyebut pemberian tanda bintang dilakukan agar pemerintah tidak sembarangan dalam menyusun anggaran yang diajukannya ke DPR.
 
Sekedar mengingatkan, gabungan tim lembaga swadaya masyarakat yang terdiri dari Indonesian Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), dan lainnya menggugat delapan pasal dalam UU Nomor 29/2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3) dan UU Keuangan Negara Nomor 17/2003.

Mereka mempersoalkan mengenai kewenangan Badan Anggaran (Banggar) DPR, pembahasan anggaran di DPR, pemberian tanda bintang, dan kewenangan DPR dalam penyusunan APBN-P.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×