kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

DPR: Perbankan harus turunkan bunga kredit


Jumat, 11 November 2011 / 09:29 WIB
ILUSTRASI. Kurs pajak hari ini 23-29 Desember 2020, rupiah kembali loyo terhadap dollar AS./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/07/2020.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan menjadi 6%. Wakil Ketua Panitia Kerja Inflasi dan Suku Bunga Komisi XI DPR Kemal Azis Stamboel berharap, bunga kredit perbankan juga turun mengikuti perkembangan BI rate.

"Kami berharap perbankan dan industri keuangan bisa merespons ini dan segera menurunkan suku bunga kreditnya. Ini sangat diharapkan oleh dunia usaha, sektor riil dan masyarakat luas," katanya, Jumat (11/11).

Kemal mengatakan, perbankan harus responsif atas penurunan suku bunga acuan itu. Sebab, dia menilai penurunan suku bunga kredit akan mengakselerasi perekonomian nasional dan sektor riil di tengah resesi.

Jika tidak, dia mengatakan, DPR akan mendorong bank sentral dan BUMN perbankan mengambil langkah-langkah lanjutan. "Komisi XI DPR nanti bisa memanggil BUMN perbankan," tegasnya.

Kemal memperkirakan suku bunga acuan akan bertahan 6% hingga akhir tahun. Sebab, dia menduga inflasi pada akhir tahun akan terkendali dan tetap rendah. Seperti diketahui, pada Oktober lalu terjadi deflasi sebesar 0,12%. Diperkirakan, inflasi di bawah asumsi pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×