kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.912   42,00   0,24%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Dorong Ekonomi, Pemerintah Pastikan Kelancaran Penyaluran Bantalan Sosial


Rabu, 28 September 2022 / 13:29 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah akan terus mempercepat penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) hingga ke seluruh wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/Jojon/hp..


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah akan terus mempercepat penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Hingga hari ini, Rabu (28/9), penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di seluruh Indonesia telah mencapai 48,34% atau tersalur kepada 7.077.550 penerima.

"Ini akan terus dipercepat oleh Ibu Menteri utamanya yang jauh-jauh dari ibu kota dan saya akan pantau, tidak semuanya tapi ya, akan saya cek satu per satu," kata Jokowi dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (28/9).

Baca Juga: Cek BSU Tahap 3 Di Kemnaker.go.id, 7,6 Juta Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji

Percepatan juga dilakukan pada bantalan sosial lainnya sebagai bentuk pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM.

Hingga Rabu (28/9), BLT BBM telah terealisasi 96,6% di 508 kabupaten dan kota. Pemerintah juga akan terus mempercepat penyaluran bantuan tersebut.

"Untuk BLT BBM sampai hari ini sudah 96,6% sudah di 508 kabupaten dan kota. Ini juga sudah hampir 20 juta (penerima), sudah 19.955.471 penerima, sudah," tuturnya.

Untuk memastikan percepatan penyaluran, Jokowi langsung mengecek penyaluran BSU kepada para penerima manfaat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Rabu, 28 September 2022.

Ia menuturkan, bantuan pemerintah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan perekonomian secara makro.

"Ini, kita harapkan dengan ini, daya beli konsumsi masyarakat semuanya bisa terangkat lebih baik, dan itu akan memunculkan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×