kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dividen yang Diterima Negara Tak Sebanding dengan Suntikan Modal ke BUMN


Kamis, 30 Maret 2023 / 22:19 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Dividen yang Diterima Negara Tak Sebanding dengan Suntikan Modal ke BUMN.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Lalu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) sebesar Rp 5 triliun dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) disuntikkan PMN sebesar Rp 3,2 triliun untuk penyelesaikan proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Kemudian, PT Waskita Karya Tbk memperoleh PMN sebesar Rp 3 triliun. PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebanyak Rp 2,48 triliun, PT Sarana Multigriya Finansial mendapatkan PMN Rp 2 triliun, PT Adhi Karya Tbk sebesar Rp 1,98 triliun. 

Selanjutnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) mendapatkan PMN sebesar Rp 1,67 triliun. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia menerima suntikan modal negara sebesar Rp1,09 triliun.

Baca Juga: Ekonom: Kontribusi BUMN Belum Sebanding Injeksi Modal yang Diberikan Pemerintah

Sementara itu, penambahan PMN juga dilakukan dalam bentuk saham. Beberapa di antaranya untuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Len Industri (Persero), PT Danareksa, dan PT Bio Farma (Persero).

Adapun realisasi dividen hingga 28 Februari 2023 baru mencapai 4,6 triliun. pemerintah sendiri menargetkan BUMN untuk menyetorkan dividennya Rp 49,1 triliun tahun ini. meski begitu, melihat kinerja BUMN, Menteri BUMN Erick Thohir optimistis perolehannya bakal melebihi target dan bisa tembus Rp 68 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×