kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.183
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Ditjen Pajak pelajari reformasi pajak AS

Kamis, 28 Desember 2017 / 20:27 WIB

Ditjen Pajak pelajari reformasi pajak AS

JAKARTA,25/04-BASIS DATA PAJAK. Wajib pajak sedang melakukan pelaporan pajak di Kantor Pelayanan Pajak [KPP] Jakarta Timur, Selasa (25/04). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), jumlah wajib pajak (WP) yang melaporkan SPT tahun pajak 2016 hingga Jumat (21/4) sebanyak 10,58 juta WP. "Realisasi pelaporan SPT itu naik 4,56% dibanding periode sama di tahun lalu," tandas Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal. Dari total SPT yang masuk hingga 21 April 2017, sebanyak 9,3 juta berasal dari WP orang perorangan karyawan. Angka itu naik 2,19% dari pelaporan di tahun 2016, sebanyak 9,1 juta WP. Sedang SPT dari WP perorangan non karyawan mencapai 926.000, naik 31,34% dibanding 21 April 2016. Sisanya, sebanyak 305.000 dari WP badan, naik 27% dari 21 April 2016. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/04/2017


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agenda reformasi pajak Amerika Serikat (AS) yang diusung oleh Presiden Trump telah disetujui Senat.

Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyarankan, reformasi yang mengubah sistem pajak AS itu bisa jadi tolok ukur bagi Indonesia.


Oleh sebab itu, Kemkeu saat ini tengah membahas draf dari revisi UU PPh dan PPN. Hal ini dilakukan dengan benchmarking dari apa yang dilakukan AS sehingga Indonesia tidak terlalu tertinggal.

Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak Yunirwansyah mengatakan, pihaknya sudah melihat beberapa aspek yang bisa di-benchmarking dengan reformasi pajak di AS.

Namun, saat ini pihaknya masih mempelajari perubahan-perubahan yang nantinya akan dimasukkan ke revisi UU PPh dan PPN serta revisi UU KUP.

“Kami akan pelajari dulu apa saja yang cocok dan pas nantinya dalam UU pajak kita,” kata Yunirwansyah kepada Kontan.co.id, Kamis (28/12).

Meski tidak mengungkapkan apa saja yang akan diubah nantinya, Yunirwansyah bilang, salah satu yang tengah menjadi perhatian pemerintah adalah soal tarif PPh badan.

Saat ini tarif PPh badan di Indonesia adalah 25%. “(Tarif) termasuk yang akan dibahas juga,” kata dia.

Asal tahu saja, beberapa yang menarik dari reformasi pajak AS antara lain soal perubahan sistem pemajakan dari worldwide ke teritorial. Kebijakan ini juga didukung dengan penurunan tarif PPh Badan dari 35% ke 21%.

Menurut Sri Mulyani, benchmarking yang akan dilakukan nantinya meliputi dari sisi bracket rate maupun kemudahan untuk membayar pajaknya.


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0491 || diagnostic_web = 0.3249

Close [X]
×