kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.853   34,00   0,19%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Ditjen Pajak meragukan kepatuhan wajib pajak


Kamis, 16 Januari 2020 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kemayoran.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

Nah untuk SPT Tahunan ada dua strategi Ditjen Pajak. Pertama, membentuk satuan tugas (Satgas) Pemantauan Penyampaian SPT Tahunan. Tujuannya memastikan bahwa pelayanan penyampaian SPT Tahunan berjalan dengan baik termasuk dari sisi kesiapan sistem informasi dan teknologi.

Kedua, otoritas pajak terus melakukan pendekatan persuasi meningkatkan kepatuhan SPT Tahunan. Yoga menyampaikan pihaknya menjalankan edukasi dan sosialisasi sejak awal tahun ini kepada WP dengan mengimbau dapat segera menyampaikan SPT Tahunannya. 

Baca Juga: Pemerintah siapkan 12 paket regulasi untuk tingkatkan kemudahan berusaha

Termasuk juga memberitahu agar WP pemberi kerja atawa WP Badan segera menerbitkan dan memberikan bukti potong PPh kepada karyawan atau pihak yang dipotong pajaknya. Sehingga para WP karyawan dapat segera menyampaikan SPT Tahunannya. 

“Kami juga menyiapkan kampanye penyampaian SPT Tahunan secara e-filing agar meningkat lagi dari tahun lalu di mana 92% SPT Tahunan disampaikan secara online,” kata Yoga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×