kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Distribusi Barang Jadi Kendala Kurang Berefeknya Penurunan BBM


Senin, 12 Januari 2009 / 14:33 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Distribusi barang dan jasa yang buruk menjadi penyebab adanya rigiditas harga. Alhasil, efek penurunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti premium dan solar, tidak bisa diikuti oleh penurunan harga barang dan jasa lainnya.

Untuk itu, pemerintah akan memperbaiki jalur distribusi barang dan jasa agar efek penurunan bahan bakar minyak (BBM) bisa cepat terasa di masyarakat.

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Paskah Suzetta mengatakan butuh enam bulan agar efek penurunan BBM juga bisa berdampak pada penurunan harga barang dan jasa yang lain. "Distribusi harus diperbaiki, karena menjadi akar masalah," kata Paskah di Jakarta, Senin (12/1).

Ia mengakui, dampak penurunan harga BBM untuk menurunkan harga komoditas lain tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan secara gradual dan terjeda. "Butuh enam bulan sehingga penurunan BBM akan terasa, tapi secara gradual ada dampaknya dengan penurunan inflasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×