kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Dirjen Bea Cukai menduduki posisi di kemaritiman?


Selasa, 24 Februari 2015 / 20:57 WIB
ILUSTRASI. 10 Manfaat Daun Krokot untuk Kesehatan


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengungkapkan, sejumlah posisi strategis di Kementerian/Lembaga masih kosong. Hal itu terkait dengan pergeseran pejabat yang dilakukan atau diusulkan oleh Menteri yang terkait.

Salah satunya adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Agung Kuswandono yang direkomendasikan mengisi salah satu posisi Dirjen di Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman. "Karena itu, posisi Dirjen Bea Cukai saat ini kosong," ujar Yuddy, Selasa (24/2) di Istana Negara, Jakarta.

Beberapa di Kementerian juga memiliki terdapat posisi strategis yang kosong. Misalnya, Dirjen Imigrasi di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Terkait hal tersebut, Yuddy bilang presiden meminta K/L terkait segera memprosesnya. 

Semakin cepat prosesnya tuntas, maka akan lebih baik karena tidak akan mengganggu kinerja pemerintah tahun ini, terutama penyerapan anggaran. Apalagi, pemerintah menargetkan pada bulan Mei 2015 serapan anggaran bisa mencapai 60%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×