kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Dipengaruhi 4 Faktor Ini, Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Kuartal I 2024 Tumbuh 5,17%


Minggu, 05 Mei 2024 / 14:38 WIB
Dipengaruhi 4 Faktor Ini, Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Kuartal I 2024 Tumbuh 5,17%
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi April 2024 di Jakarta, Jumat (26/4/2024) . ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 akan mencapai 5,17% secara tahunan alias year on year (YoY).

Menurutnya, ada empat faktor yang membuat dirinya yakin mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut.

Pertama, kinerja ekspor Indonesia yang masih cukup baik. Ia menyebut, pada tiga bulan pertama 2024, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekspor 3,5%. Meski lebih rendah dari 2024 yang mencapai 8,6%, namun menurutnya angka tersebut masih cukup baik.

"Kita akan terus mewaspadai tentu perkembangan perekonomian," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jumat (3/5).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,15% pada Kuartal I-2024

Kedua, Sri Mulyani mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024 juga akan ditopang oleh belanja kementerian dan lembaga (K/L).

Ia menyebut, belanja K/L banyak yang sifatnya front loading seperti untuk penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu), pembayaran gaji ASN dan pensiunan serta pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dengan Tunjangan Kinerja 100%.

"Selain ekspor yang masih cukup positif, dari sisi belanja juga banyak yang sifatnya front loading," katanya.

Faktor ketiga adalah belanja infrastruktur yang masih berjalan cukup baik. Dan keempat adalah belanja bantuan sosial (bansos) yang masih berjalan.

Baca Juga: Makin Intensif! Sri Mulyani dan Bos ADB Bahas Kelanjutan Mekanisme Transisi Energi

Sri Mulyani bilang, pada kuartal I-2023 belanja bansos sempat terkendala oleh perbaikan data. Sementara untuk tahun ini penyaluran bansos bisa dilakukan sejak awal tahun lantaran data sudah tersedia.

"Sehingga outlook pertumbuhan untuk kuartal I-2024 untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan 5,17%," tutup Menkeu
dend

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×