kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Diledek soal banjir, Jokowi: Ya ndak masalah


Selasa, 14 Januari 2014 / 10:55 WIB
Diledek soal banjir, Jokowi: Ya ndak masalah
ILUSTRASI. Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini, Selasa 23 Agustus 2022. Pho. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/12/2021.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan dirinya tidak khawatir apabila masalah banjir yang kembali dihadapi oleh warga Jakarta dijadikan amunisi lawan politik untuk menyerangnya.

"Ya tidak masalah. Tidak apa-apa. Apanya sih yang mau disasar," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di rumah pompa Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/1/2014).

Jokowi mengungkapkan, dirinya tidak ingin menanggapi serangan-serangan dari lawan politik yang mengkritisi bahwa kinerjanya percuma menormalisasi dan blusukan selama ini.

Ia mengungkapkan sejauh ini dirinya tetap fokus dalam menanggulangi masalah banjir yang menurutnya perlu waktu. Mantan Walikota Solo ini pun memberikan contoh di negara Belanda.

"Ingat, Rotterdam bisa ngatasin banjir itu butuh 200 tahun. Kami normalisasi memang belum selesai. Kami memang harus ngomong apa adanya," kata Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa politisi, salah satunya Ruhut Sitompul dari Partai Demokrat mengkritisi kinerja Jokowi yang belum berhasil mengatasi masalah banjir di Jakarta, sehingga tidak layak diajukan sebagai calon presiden.

"Terbukti blusukannya percuma, satu tahun, bagaimana mau mengurus Indonesia kalau mau mengurus Jakarta saja tidak bisa," kata Ruhut, Senin (13/1/2014). (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×