kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Dihadapan MK, Sri Mulyani Blak-Blakan Banyak Negara Krisis Karena Buruk Kelola APBN


Jumat, 05 April 2024 / 10:01 WIB
Dihadapan MK, Sri Mulyani Blak-Blakan Banyak Negara Krisis Karena Buruk Kelola APBN
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani memenuhi panggilan sidang di MK


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memenuhi panggilan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bersanksi di sidang sengketa Pilpres 2024 pada Jumat (5/4).

Sri Mulyani menyampaikan bahwa banyak negara-negara di dunia yang mengalami krisis ekonomi, sosial, hingga politik karena pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang buruk. Oleh karena itu, pengelolaan APBN menjadi hal yang sangat penting.

"Telah banyak contoh negara-negara yang mengalami krisis ekonomi, sosial dan bahkan politik akibat pengelolaan APBN yang buruk," ujar Sri Mulyani dalam Sidang MK.

Namun, Bendahara Negara tersebut bersyukur lantaran Indonesia mampu menjaga APBN dengan sehat. Dengan begitu, pengelolaan APBN yang sehat harus terus dijaga.

Baca Juga: Di Sidang MK, Airlangga: El Nino Jadi Alasan Pemberian Bansos Tambahan Jelang Pemilu

"Alhamdulillah Indonesia mampu menjaga instrumen APBN tetap secara kredibel dan sehat. Ini prestasi yang harus terus dijaga," katanya.

Sri Mulyani mengungkapkan APBN merupakan instrumen untuk mewujudkan cita-cita berkehidupan berbangsa dan bernegara yaitu masyarakat adil dan makmur.

"Kehadiran negara untuk mewujudkan yang layak dan bermartabat serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial, salah satunya melalui instrumen APBN," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×