kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.155   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.530   -64,52   -0,85%
  • KOMPAS100 1.039   -10,88   -1,04%
  • LQ45 745   -10,74   -1,42%
  • ISSI 273   -2,08   -0,75%
  • IDX30 400   -1,28   -0,32%
  • IDXHIDIV20 486   -3,29   -0,67%
  • IDX80 116   -1,39   -1,18%
  • IDXV30 138   -0,07   -0,05%
  • IDXQ30 128   -1,03   -0,80%

Di akhir tahun, neraca dagang Indonesia diramal surplus hingga US$ 6 miliar


Minggu, 21 Juni 2020 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5). Kementerian Perdagangan akan menerapkan instrumen trade remedies untuk melindungi limpahan produk asing akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Langkah itu diyakini


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia di bulan Mei 2020 berada pada posisi surplus sebesar US$ 2,1 miliar. 

Angka tersebut tercatat dengan nilai ekspor sebesar US$ 10,5 miliar dan impor sebesar US$ 8,4 miliar.

Baca Juga: Kurs dollar rupiah hari ini: Berpeluang kembali di bawah Rp 14.000

Jika dilihat secara kumulatif sejak awal tahun sampai dengan Mei 2020, neraca perdagangan Indonesia berada pada posisi surplus sebesar US$ 4,3 miliar. 

Ekonom IKS, Eric Sugandi pun memperkirakan neraca perdagangan Indonesia sampai dengan akhir tahun 2020 akan mencatat surplus kumulatif sekitar US$ 5 miliar–US$ 6 miliar.

“IKS proyeksikan neraca perdagangan Indonesia sampai akhir tahun 2020 masih surplus sekitar US$ 5 miliar sampai US$ 6 miliar,” Jelas Eric dalam keterangan resminya, Minggu (21/6). 

Baca Juga: Begini prospek neraca perdagangan Indonesia menurut LPEM FEB UI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×