kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Di akhir tahun, neraca dagang Indonesia diramal surplus hingga US$ 6 miliar


Minggu, 21 Juni 2020 / 16:59 WIB
Di akhir tahun, neraca dagang Indonesia diramal surplus hingga US$ 6 miliar
ILUSTRASI. Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5). Kementerian Perdagangan akan menerapkan instrumen trade remedies untuk melindungi limpahan produk asing akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Langkah itu diyakini


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia di bulan Mei 2020 berada pada posisi surplus sebesar US$ 2,1 miliar. 

Angka tersebut tercatat dengan nilai ekspor sebesar US$ 10,5 miliar dan impor sebesar US$ 8,4 miliar.

Baca Juga: Kurs dollar rupiah hari ini: Berpeluang kembali di bawah Rp 14.000

Jika dilihat secara kumulatif sejak awal tahun sampai dengan Mei 2020, neraca perdagangan Indonesia berada pada posisi surplus sebesar US$ 4,3 miliar. 

Ekonom IKS, Eric Sugandi pun memperkirakan neraca perdagangan Indonesia sampai dengan akhir tahun 2020 akan mencatat surplus kumulatif sekitar US$ 5 miliar–US$ 6 miliar.

“IKS proyeksikan neraca perdagangan Indonesia sampai akhir tahun 2020 masih surplus sekitar US$ 5 miliar sampai US$ 6 miliar,” Jelas Eric dalam keterangan resminya, Minggu (21/6). 

Baca Juga: Begini prospek neraca perdagangan Indonesia menurut LPEM FEB UI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×