kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.784   88,98   1,56%
  • KOMPAS100 751   15,79   2,15%
  • LQ45 569   12,23   2,20%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 322   6,70   2,12%
  • IDXHIDIV20 396   7,12   1,83%
  • IDX80 85   1,75   2,09%
  • IDXV30 108   1,45   1,36%
  • IDXQ30 104   1,70   1,66%

Desember, penerimaan pajak sekitar Rp 123 triliun


Senin, 28 Desember 2015 / 15:14 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sejak 1 hingga 25 Desember 2015, pemerintah berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sekitar Rp 123 triliun. Dengan tambahan tersebut, total realisasi penerimaan pajak telah melampaui Rp 1.000 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, tambahan penerimaan tersebut mencakup penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) maupun pajak pertambahan nilai (PPN). Dengan capaian tersebut, realisasi penerimaan pajak kata Bambang, telah melampaui realisasi penerimaan pajak tahun lalu.

"Ya artinya melampaui tahun lalu. Itu rekor," kata Bambang di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (28/12).

Adapun realisasi penerimaan pajak hingga akhir November 2015 lalu sebesar Rp 877 triliun atau 67,8% dari pagu dalam APBN-P 2015 sebesar Rp 1.294,3 triliun. Di Desember ini, Kemkeu bersama Direktorat Jenderal Pajak menargetkan bisa mengumpulkan penerimaan pajak (di luar PPh migas) sebesar Rp 218,3 triliun untuk menjaga shortfall.

Dengan tambahan sekitar Rp 123 triliun, pemerintah tinggal menambah sekitar Rp 98 triliun untuk mencapai target penerimaan pajak Rp 1.098,5 triliun atau 84,9% dari pagu dalam APBN-P 2015 sebesar Rp 1.294,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×