kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Demokrat minta IPO KS tidak diselesaikan lewat Pansus


Selasa, 23 November 2010 / 13:45 WIB
ILUSTRASI. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama


Reporter: Lamgiat Siringoringo |

JAKARTA. Partai Demokrat berharap agar penyelesaian kasus Initial Public Offering (IPO) PT Krakatau Steel (KS) tidak berujung pembentukan Panitia Khusus (Pansus). Pasalnya, jika penyelesaian kasus ini melalui pansus, maka akan merembet ke dampak politis.

Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Demokrat Achasanul Kosasih mengatakan penyelesaian lewat pansus bisa menggangu stabilitas perekonomian yang sekarang sudah stabil.

"Cukup sampai Panitia Kerja dua komisi VI dan XI saja," ujar Achasanul, Selasa (23/11). Karena dua komisi ini terkait dalam hubungan kerja dengan menteri negara BUMN dan perusahaan pelat merah seperti KS.

Sebelumnya dalam proses penjualan saham perdana perusahaan baja nasional tercium aroma politik. Banyak kalangan menduga ada jatah saham KS yang dibagikan ke kalangan politisi. Apalagi setelah partai pemenang pemilu ini mengakui jika bertemu dengan Meneg BUMN Mustafa Abubakar sebelum proses IPO KS. Namun, Demokrat membantah jika pertemuan ini terkait dengan pembagian jatah saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×