kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Demokrat hormati KPK dalam usut Hambalang


Jumat, 08 Juni 2012 / 18:11 WIB
ILUSTRASI. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dengan gerai Erafone


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Ketua Divisi Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Andi Nurpatih mengatakan pihaknya menghormati kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berencana menaikkan status hukum kasus penggelembungan dana pembangunan proyek pusat pendidikan, pelatihan dan sekolah olahraga nasional Bukit Hambalang, dari penyelidikan ke penyidikan.

Menurut Andi, semakin cepat ada kejelasan dalam pengungkapan kasus ini, maka akan semakin baik. Karena penegakan kasus ini butuh kepastian hukum. "Kita tunggu saja hasil kerja KPK. Partai Demokrat menghormati proses hukum dan penegakan hukumnya," ungkap Andi dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (8/6).

Andi menambahkan partai berlambang bintang mercy ini tetap konsisten terhadap penegakan hukum dan akan menunggu hasil dan kepastian hukum tersebut. Partai Demokrat, lanjut Andi, tidak akan melakukan intervensi dalam proses dan penegakan hukum kasus ini.

"Partai Demokrat mempersilakan kader-kader partai yang dimintai keterangan oleh KPK agar taat hukum," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×