kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   0,00   0,00%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Demokrat bantah hubungan SBY dan Megawati tak baik


Jumat, 03 Februari 2017 / 23:25 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Partai Demokrat membantah adanya hubungan yang tidak baik antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Sebagai individu tentu mereka menyadari bahwa membangun kebersamaan itu penting," kata Sekretaris Fraksi Demokrat Didik Mukriyanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (3/2).

Didik mengatakan, hubungan komunikasi kedua tokoh tersebut tidak harus dilakukan secara personal.

Megawati Soekarnoputri merupakan Presiden ke-5 RI dan Ketua Umum PDIP. Sedangkan, SBY menjabat Presiden ke-6 RI dan Ketua Umum Demokrat.

"Tentu komunikasi bukan dalam basis individual, tapi kebijakan dalam partainya membangun ide dan gagasan dan perjuangan, itu bagian dari komunikasi dari sosok beliau," kata Didik.

Didik juga menuturkan komunikasi antara SBY dengan Presiden Joko Widodo tidak bermasalah. "Ini karena jadi perhatian publik jadi cukup menarik, karena beliau-beliau sama-sama Preisden RI, gestur dan sikap politik beliau bisa diterjemahkan menjadi berbeda," kata Ketua DPP Demokrat itu.

Namun, Didik menyakini, keduanya merupakan negarawan yang bertujuan membangun Indonesia. Didik menilai, SBY dan Joko Widodo merupakan perekat bangsa. "Menjadi perekat dan penguat dan legasi yang ditinggalkan pemimpin kita untuk lebih maju lagi," ucapnya.

(Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×