kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Demo ricuh, Jokowi batalkan kunjungan ke Aussie


Sabtu, 05 November 2016 / 12:37 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Jokowi memutuskan untuk menunda rencana kunjungannya ke Australia, akhir pekan ini. Bey Mahmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden mengatakan, penundaan tersebut dilakukan terkait situasi keamanan di dalam negeri, pascaaksi demonstrasi 4 November kemarin yang berakhir rusuh.

Bey mengatakan, Presiden Jokowi telah menghubungi Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull terkait penundaan tersebut. "Presiden juga telah menugaskan Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri untuk membahas ulang penjadualan kunjungan tersebut," katanya, Sabtu (5/11).

Semula, malam ini, Presiden Jokowi berencana berkunjung ke Australia sampai 8 November mendatang. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi akan menemui Gubernur Jenderal Australia, berpidato di hadapan parlemen Australia, dan menemui warga negara Indonesia di Australia.

Tapi, sehari sebelum kunjungan tersebut, aksi unjuk rasa besar melanda Jakarta. Aksi demo tersebut dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat untuk menuntut dilakukannya proses hukum tegas terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama.

Jumat (4/11) malam, sayangnya aksi unjuk rasa tersebut berakhir ricuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×