kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.699   14,00   0,08%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Dekat Masjidil Haram, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Jadi Pilihan Jemaah Beribadah


Selasa, 19 Mei 2026 / 07:40 WIB
Dekat Masjidil Haram, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Jadi Pilihan Jemaah Beribadah
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Di balik hiruk-pikuk jemaah yang memadati area sekitar Masjidil Haram, berdiri sebuah masjid sederhana yang menyimpan jejak sejarah Islam.

Itulah Masjid Abu Bakar Ash-Shid diq, yang diyakini berdiri di lokasi rumah sahabat Nabi sekaligus khalifah pertama, Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Masjid ini menjadi salah satu situs bersejarah Islam yang menyimpan nilai spiritual tinggi. Bangunannya tampak sederhana, namun memiliki daya tarik tersendiri karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram.

Baca Juga: Sewa Kursi Roda di Masjidil Haram Melonjak, Jemaah Disarankan Gunakan Jalur Resmi

Dari area sekitar masjid, pengunjung bahkan bisa menikmati pemandangan langsung ke kompleks Masjidil Haram dari sudut yang berbeda.

Keberadaan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq juga menjadi alternatif bagi jemaah yang ingin merasakan suasana ibadah yang lebih tenang dibandingkan hiruk-pikuk di Masjidil Haram, sekaligus menapaktilasi jejak sejarah Islam di Kota Suci.

Salah satu jemaah haji asal Surabaya, Yuda, mengaku sengaja singgah dan menunaikan salat di masjid tersebut saat berjalan-jalan di sekitar kawasan Makkah.

Ia mengatakan, lokasi masjid yang dekat dengan Masjidil Haram menjadi alasan utama dirinya memilih salat di sana. Selain itu, pemandangan yang tersaji dari sekitar masjid memberikan pengalaman spiritual yang berbeda.

“Shalat disini langsung mendapatkan view Msjidil Haram, dengan suasana yang berbeda,” ungkapnya.

Baca Juga: Masjidil Haram Sediakan Golf Cart untuk Jemaah Lansia, Tarif Tetap 200 Riyal

Hal serupa disampaikan Ifan, jemaah asal Sidoarjo. Ia mengaku mengetahui keberadaan masjid tersebut dari media sosial, khususnya TikTok.

Setelah mengetahui sejarahnya sebagai peninggalan yang berkaitan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq, ia pun tertarik untuk datang langsung dan merasakan atmosfer tempat bersejarah tersebut.

Menurut Ifan, selain lokasinya strategis karena dekat dengan Masjidil Haram, nilai sejarah yang melekat pada masjid ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para jemaah.

“Saya tahu masjid ini dari TikTok. Setelah tahu kalau ini peninggalan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan lokasinya dekat dengan Masjidil Haram, saya tertarik datang ke sini karena ini tempat bersejarah,” katanya.

Baca Juga: Jangan Paksakan Diri, PPIH Ingatkan Pahala Salat di Hotel Setara di Masjidil Haram

Bagi banyak jemaah Indonesia, keberadaan Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq bukan sekadar tempat singgah untuk beribadah.

Masjid ini juga menjadi ruang refleksi untuk mengingat perjuangan para sahabat Nabi dalam menyebarkan Islam, sekaligus menambah kekhusyukan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×