kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Defisit transaksi berjalan 2014 akan lebih rendah


Senin, 14 Juli 2014 / 20:27 WIB
ILUSTRASI. 5 Nutrisi yang Harus Dipenuhi untuk Mendapatkan Kulit Lembab dan Glowing


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kondisi current account deficit atawa defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun 2014 akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Meskipun lebih baik, pengurangan defisitnya diakui Bank Indonesia (BI) tidak besar.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan defisit transaksi berjalan pada 2014 akan ada di kisaran 3% dari PDB. Untuk nominalnya sendiri, Agus masih enggan memberitahu.

Defisit pada tahun 2012 sebesar US$ 24 miliar atau 2,71% dari PDB. Kemudian meningkat pada tahun 2013 menjadi US$ 29,09 miliar atau sebesar 3,33% dari PDB.

"Kita harapkan lebih rendah defisitnya pada tahun ini," ujar Agus, Senin (14/7). Menurut Agus, ada perbaikan namun tidak besar.

Hal tersebut dikarenakan  faktor ekspor yang tertekan karena harga komoditas turun. Sedangkan permintaan China melemah dan ekspor mineral yang masih belum juga terjadi. Sementara impornya sendiri, terutama impor minyak tetap saja tinggi dan cenderung meningkat.

Sebagai informasi, defisit transaksi berjalan pada triwulan I 2014 sebesar US$ 4,19 miliar atau 2,06% dari PDB. Untuk triwulan II sendiri, BI memperkirakan defisit akan melonjak menjadi US$ 9 miliar atau sedikit di atas 4% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×