kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.914   -281,38   -4,54%
  • KOMPAS100 783   -41,23   -5,00%
  • LQ45 590   -29,77   -4,81%
  • ISSI 205   -9,46   -4,41%
  • IDX30 334   -15,33   -4,38%
  • IDXHIDIV20 413   -15,06   -3,52%
  • IDX80 89   -4,94   -5,27%
  • IDXV30 113   -4,40   -3,74%
  • IDXQ30 108   -4,14   -3,69%

BI ramal NPI kuartal II surplus US$ 1 miliar


Minggu, 13 Juli 2014 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. BMKG Mencatat Gempa Magnitudo 2,6 di Kota Jayapura


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kondisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang mengalami surplus pada triwulan I sebesar US$ 2,07 miliar akan kembali berlanjut pada triwulan II. Arus dana asing atau capital account yang masuk ke pasar keuangan Indonesia menjadi penopang kinerja NPI.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, neraca pembayaran triwulan II bakal surplus sekitar US$ 1 miliar. Surplus tersebut akibat investasi langsung dan investasi portofolio yang masuk ke pasar tanah air tinggi.

Catatan BI, arus dana asing masuk hingga Juni mencapai US$ 11,54 miliar. Inflow yang masih tinggi inilah yang kemudian membuat pundi-pundi cadangan devisa masih naik menjadi US$ 107,7 miliar per akhir Juni.

"Surplus dari capital account masih akan lebih besar dari defisit (transaksi berjalan)," ujar Perry akhir pekan lalu. Surplus neraca transaksi modal dan finansial masih akan tinggi.

Pada triwulan pertama kemarin, neraca transaksi modal dan finansial mencatat surplus US$ 7,83 miliar. Untuk transaksi berjalan sendiri, seperti yang sudah dijelaskan Perry sebelumnya akan mencatat defisit sekitar US$ 9 miliar.

Defisit US$ 9 miliar tersebut apabila dihitung berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB), diakui Perry, akan sedikit berada di atas 4%. Defisit pada neraca migas masih menjadi kendala untuk memperbaiki neraca transaksi berjalan menuju ke level yang lebih sehat.

Namun karena tertolong capital account, defisit pada transaksi berjalan masih bisa tertutup dan mencatatkan surplus pada neraca pembayaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×