CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Defisit perdagangan Juni 2014 capai US$ 305,1 juta


Senin, 04 Agustus 2014 / 11:38 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menunjukkan cukai rokok yang di jual di Jakarta, Sabtu (5/11/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan adanya defisit neraca dagang Juni 2014 sebesar US$ 305,1 juta. Defisit terjadi karena nilai ekspor pada bulan tersebut hanya sebesar US$ 15,42 miliar, sedangkan nilai impor sebesar US$ 15,72 miliar. 

Menurut Kepala BPS Suryamin, defisit neraca perdagangan Juni 2014 disebabkan karena defisit minyak dan gas (migas) yang mencapai US$ 604,3 juta. "Untuk neraca nonmigas mengalami surplus US$ 299,2 juta," katanya di Jakarta, Senin (4/8). BPS juga mencatat, secara akumulatif defisit neraca dagang pada Januari-Juni 2014 telah mencapai US$ 1,14 miliar. 

Lebih lanjut Suryamin menjelaskan, impor Juni 2014 mencapai sebesar US$ 15,72 miliar, naik 0,54% dibandingkan Juni tahun sebelumnya. Kenaikan impor terjadi karena adanya lonjakan jumlah impor migas, tekstil, serta makanan karena faktor Lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×