kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Data korban gempa Aceh masih simpang siur


Kamis, 04 Juli 2013 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memberlakukan kewajiban memasok ke pasar dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) minyak goreng.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Data korban bencana seringkali simpang siur dan saling berbeda. Itu adalah hal yang wajar. Tidak mungkin begitu terjadi bencana, saat itu juga tersedia data lengkap, seperti gempa bumi di Aceh.

Banyak faktor-faktor yang menyebabkan data berkembang, seperti kendala aksesibilitas, komunikasi, pencatatan dan sebagainya. Data korban bencana selalu ada dinamika sesuai dengan perjalanan waktu.

"Untuk itulah perlunya verifikasi data. Instansi yang berwenang mengeluarkan data bencana adalah BPBD dan BNPB," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (4/7).
 
Berdasarkan data sementara korban gempa 6,2 SR, maka tercatat 30 orang meninggal, yaitu 12 orang di  Bener Meriah dan 18 orang di Aceh Tengah. Di Bener Tengah korban meninggal berasal dari 5 desa.

Desa itu antara lain Desa Suka Makmur, Kec Wih Pesam = 4 orang, Desa Cekal baru, Kec Timah Gajah = 1 orang, Desa Sukaramai, kec Wih Pesam = 3 orang, Desa Muyang Kute, Kec Bukit = 3 orang, Desa Cekal, Kec. Timang Gajah = 1 orang.
 
Sedangkan di Kab. Aceh Tengah korban meninggal berasal dari Desa Telege Atu, Kec Kute Panang = 1 orang, Desa Pantan Jerik, Kec Kute Panang = 1 orang, Desa Blang Mancung Atas, Kec. Ketol = 7 orang, Desa Blang Mancung Bawah, Kec. Ketol = 2 orang, Desa Selun, Kec Ketol = 1 orang, Desa Sp. Juli, Kec Ketol = 1 orang, Desa Serempah, Kec Ketol = 2 orang, Desa Bah, Kec Ketol = 1 orang, Desa Kala Ketol, Kec Ketol = 1 orang, Desa Cang Duri, Kec Ketol = 1 orang.
 
Saat ini pihak berwenang masih melakukan pendataan di lapangan. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×