kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.813   -63,00   -0,35%
  • IDX 6.317   40,42   0,64%
  • KOMPAS100 826   4,59   0,56%
  • LQ45 629   3,17   0,51%
  • ISSI 218   1,53   0,71%
  • IDX30 348   1,36   0,39%
  • IDXHIDIV20 433   -0,09   -0,02%
  • IDX80 94   0,53   0,56%
  • IDXV30 119   0,07   0,06%
  • IDXQ30 112   0,10   0,09%

Darmin: Perluasan mandatori B20 bisa pulihkan neraca perdagangan di akhir tahun


Jumat, 31 Agustus 2018 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan mandatori perluasan biodiesel 20% (B20) diperkirakan akan membawa dampak positif kepada neraca perdagangan Indonesia dan pada nilai tukar rupiah. Khusus pada neraca dagang, efeknya akan terlihat pada kuartal-IV atau jelang akhir tahun.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan dengan aturan ini, Indonesia bisa menghemat devisa hingga US$ 2 miliar-US$ 2,3 miliar hingga akhir tahun karena mengurangi beban devisa akibat impor solar.

"Neraca perdagangan kita harap di akhir tahun sudah mulai bisa positif," kata Darmin Jumat (31/8).

Sementara itu, dengan berkurangnya tekanan pada neraca perdagangan maka harapannya rupiah akan terapresiasi.

Kemudian terkait pelemahan rupiah yang hari ini sempat menyentuh level Rp 14.800, Darmin mengatakan hal tersebut merupakan reaksi pasar yang merespon ketegangan internasional.

"Biasanya pasar itu bereaksi umumnya agak lebih, ada negara kesulitan, pasar melihat jangan-jangan menular," kata Darmin. 

Oleh karena itu pelemahan kurs rupiah menurutnya akan berlanjut sesuai dengan jatuhnya mata uang regional.

Untuk menghadapi keadaan ini, Darmin menyatakan pihaknya akan terus menyusun langkah kebijakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×