kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Dana Pemda di Perbankan Rp 123,7 Triliun Per Desember 2022, Tertinggi Dalam 3 Tahun


Selasa, 17 Januari 2023 / 15:48 WIB
Dana Pemda di Perbankan Rp 123,7 Triliun Per Desember 2022, Tertinggi Dalam 3 Tahun
ILUSTRASI. Jumlah dana pemerintah daerah (Pemda) di perbankan sampai akhir Desember 2022 mencapai Rp 123,74 triliun. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/17.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jumlah dana pemerintah daerah (pemda) di perbankan sampai akhir Desember 2022 mencapai Rp 123,74 triliun. Angka ini turun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Untuk itu, Sri Mulyani bilang, pihaknya akan terus bekerjasama dengan daerah-daerah agar anggaran tersebut bisa dioptimalkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami akan terus bekerja sama dengan daerah untuk terus menjaga agar optimalisasi anggaran yang sudah dialokasikan bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023, Selasa (17/1).

Baca Juga: Di Hadapan Kepala Daerah, Jokowi: Hati-Hati, Sepertiga Ekonomi Dunia akan Resesi

Bila dilihat secara bulanan, dana pemda di perbankan tersebut turun 48,4% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 239,8 triliun. 

Hanya saja, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, naik 9,14% dari Rp 113,38 triliun pada Desember 2021.

Sri Mulyani memaparkan, penurunan saldo dana pemda di perbankan dibandingkan bulan lalu ini antara lain disumbang oleh meningkatnya realisasi belanja daerah pada periode bulan Desember.

Namun demikian, saldo dana pemda per Desember 2022 ini merupakan saldo tertinggi dari tiga tahun terakhir. Ini disebabkan oleh tingginya realisasi pendapatan daerah yang belum diikuti dengan serapan belanja yang optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×