kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Dana asing sempat keluar, ada apa?


Jumat, 28 Oktober 2016 / 21:34 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo menyatakan terjadi sedikit tekanan terhadap modal asing yang beredar di Indonesia.

Agus menyebut, ada sedikit arus modal keluar dari Indonesia pada pekan ketiga bulan Oktober 2016.

Menurut Agus, penyebabnya adalah kondisi perekonomian di AS. Kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve atau Fed Fund Rate dinilai semakin mungkin terjadi dalam waktu dekat di tahun 2016 ini.

"Begitu banyak pembahasan terkait perekonomian AS yang kelihatannya Fed Fund Rate akan semakin tinggi kemungkinan naiknya," kata Agus di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/10).

Agus menjelaskan, berdasarkan pantauan terakhir, probabilitas kenaikan suku bunga acuan The Fed pada bulan Desember 2016 mencapai 75 persen.

Hal ini membuat dana asing bermotif jangka pendek banyak yang keluar dari Indonesia. Namun demikian, pada pekan ini bank sentral memantau mulai banyak dana asing yang kembali masuk.

Catatan bank sentral, arus modal asing yang masuk sejak Januari hingga minggu keempat Oktober 2016 mencapai sekitar Rp 154 triliun.

"Dibandingkan periode yang sama tahun lalu cuma Rp 31 triliun. Jadi ini besar, kami lihat itu positif," ungkap Agus.

Agus mengungkapkan, besarnya arus modal yang masuk tersebut memberikan dampak yang baik terhadap neraca pembayaran. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×