kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dana Asing Rp 4,25 Triliun Cabut dari Indonesia di Pekan Ketiga Maret 2025


Minggu, 23 Maret 2025 / 05:42 WIB
Dana Asing Rp 4,25 Triliun Cabut dari Indonesia di Pekan Ketiga Maret 2025
ILUSTRASI. Aliran dana dari investor asing terus hengkang dari pasar keuangan Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing sebesar Rp 4,25 triliun keluar (capital outflow) dari pasar keuangan lokal sepanjang pekan ketiga Maret 2025.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Aliran dana dari investor asing terus hengkang dari pasar keuangan Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing sebesar Rp 4,25 triliun keluar (capital outflow) dari pasar keuangan lokal sepanjang pekan ketiga Maret 2025.

Berdasarkan data transaksi periode 17 hingga 20 Maret 2024 yang dihimpun BI, aliran modal asing keluar dari pasar saham, dan Sekuritas Supiah Bank Indonesia (SRBI). Sedangkan dari SBN asing tercatat masuk ke dalam pasar keuangan dalam negeri.

“Terdiri dari jual neto Rp 4,78 triliun di pasar saham, beli neto Rp 1,20 triliun di pasar SBN, dan jual neto Rp 0,67 triliun di SRBI,” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/3).

Baca Juga: Dana Asing Kabur Rp 10,15 Triliun Pekan Kedua Maret

Seiring dengan hengkangnya asing dari pasar keuangan dalam negeri, premi risiko investasi di Indonesia juga meningkat. Ini terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per per 20 Maret 2025 sebesar 88,51 bps, naik dibanding dengan 14 Maret 2025 sebesar 81,20 bps.

Dengan perkembangan ini, berdasarkan data setelmen dari awal tahun hingga 20 Maret 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp28,10 triliun di pasar saham, beli neto Rp23,87 triliun di pasar SBN dan Rp8,58 triliun di SRBI.

“BI terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.” kata Denny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×