kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Dampak corona merembet kemana-mana, pengusaha minta insentif tak hanya ke pariwisata


Minggu, 01 Maret 2020 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani di gedung Kadin, Selasa (19/11/2019). Dampak negatif dari penyebaran virus corona diramal akan menyebar ke berbagai sektor usaha di Indonesia. Kon


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Shinta bilang perusahaan bisa kesulitan bila harus mengikuti prosedur impor yang ada. Padahal kebutuhan baku tersebut berpengaruh pada harga produk nantinya termasuk kemungkinan meningkatnya inflasi.

Asal tahu saja sebelumnya Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto juga menegaskan pengalihan pasar ekspor impor dalam situasi korona saat ini. Agus bilang masih ada negara yang belum terkena virus korona tersebut.

Baca Juga: Laju penyaluran kredit masih loyo di awal 2020, begini kata bankir

"Sekarang kita cari alternatif ke negara lain, banyak sekali alternatif yang tidak terkena kita lihat negara yang tidak terganggu," ungkap Agus beberapa waktu lalu.

Ia mengakui bahwa saat ini China memang menjadi sentra bagi sejumlah industri. Hingga saat ini pemerintah belum dapat menghitung sejauh mana merosotnya ekspor impor akibat virus korona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×