kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Dampak corona, Bappenas lakukan reformasi sosial dengan mendesain ulang tiga hal ini


Selasa, 12 Mei 2020 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa memberikan sambutan saat peresmian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2019). Da


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

"Vaksinasi atau imunisasi dasar yang ideal kita lakukan kepada bayi rata-rata tidak sampai sampai 60% hanya 56% Jadi ini PR kita masih banyak untuk sistem kesehatan ini dan saya mengingatkan untuk kita benar-benar bisa bekerja sama secara nasional," imbuhnya.

Adapun sistem perlindungan sosial disebutnya memang masih kurang dalam hal data. Ia menegaskan pendataan yang akurat menjadi poin utama yang harus dilakukan.

Baca Juga: Agar PSBB di seluruh Pulau Jawa efektif, ini usulan BNPB

Ke depan pemerintah disebut Suharso dalam sistem perlindungan sosial akan menyederhanakan program, dimana jika terjadi kejadian berulang maka akan ada pilihan-pilihan lain dari perlindungan sosial.

"Dan apabila terjadi situasi yang luar biasa kejadian luar biasa Seperti ini kita bisa punya pilihan yang lain bagaimana cara mengakomodasinya dalam belanja pemerintah jadi kita tidak seperti yang terkejut," kata Suharso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×