kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dahlan Iskan tak ingin bersih-bersih di DPR


Senin, 05 November 2012 / 13:35 WIB
Insentif importasi alat medis sepanjang 2021 sudah mencapai Rp 799 miliar. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah memenuhi undangan Badan Kehormatan DPR, Senin (5/11). Dia mengaku datang bukan untuk mengadukan anggota DPR yang memeras BUMN.

Dahlan mengaku tak ingin membersihkan rumah tangga orang lain. "Semangat saya ke sini sebetulnya bukan semangat bersih-bersih rumah tangga orang lain karena yang utama adalah bersih-bersih rumah sendiri," tukas Dahlan usai pemeriksaan.

Karena itu, Dahlan tak ingin mengungkapkan nama-nama yang diberikan kepada Badan Kehormatan DPR kepada wartawan.
"Saya tahu BUMN juga dikenal sebagai sarang korupsi dan sarang permainan. Sehingga, setelah dari BK ini, pekerjaan saya yang besar adalah bersih-bersih BUMN," tandas mantan Direktur Utama PLN ini.

Badan Kehormatan DPR memanggil Dahlan terkait pernyataan soal adanya praktik kongkalikong anggota DPR dengan BUMN. Praktik ini terkait pencairan anggaran bagi BUMN.

Dahlan sudah menjelaskan tiga kasus yang melibatkan dua orang anggota DPR. Namun, dia memilih bungkam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×