kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Core: Banyak dana desa dibagikan begitu saja


Selasa, 21 November 2017 / 19:28 WIB
Core: Banyak dana desa dibagikan begitu saja


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyerapan dana desa dinilai tak mendorong menurunkan angka kemiskinan di desa secara signifikan. Pemerintah mesti membuat jurus jitu agar penyelewengan dana desa bisa semakin ditekan.

Direktur Center of Reform on Economics (Core), Mohammad Faisal menanggapi alasan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjoyo yang menilai angka kemiskinan di desa karena merosotnya harga komoditas.

Faisal menilai, harga komoditas dalam satu tahun terakhir justru mengalami kenaikan. Dan nilai tukar petani juga sudah semakin meningkat.

"Dana desa memang sebagian besar harus dievaluasi implementasinya,"kata Faisal kepada Kontan, Selasa (21/11).

Ia menyatakan praktik penyelewengan dana desa masih banyak yang terjadi. Temuan Core, banyak desa di luar Pulau Jawa yang membagikan dana desa ke sejumlah kerabat aparat desa. "Jadi wajar saja kemiskinan tidak bisa ditekan secara signifikan," imbuh dia.

Pemerintah mesti segera membuat sistem pengawasan dan pemantauan yang lebih baik. Selain itu pertanggungjawaban pengawasan juga harus jelas dilimpahkan pada K/L yang mana.

"Semestinya pertanggungjawaban biar Kementerian Desa yang melakukan hal tersebut," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×