kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Core: Banyak dana desa dibagikan begitu saja


Selasa, 21 November 2017 / 19:28 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyerapan dana desa dinilai tak mendorong menurunkan angka kemiskinan di desa secara signifikan. Pemerintah mesti membuat jurus jitu agar penyelewengan dana desa bisa semakin ditekan.

Direktur Center of Reform on Economics (Core), Mohammad Faisal menanggapi alasan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjoyo yang menilai angka kemiskinan di desa karena merosotnya harga komoditas.

Faisal menilai, harga komoditas dalam satu tahun terakhir justru mengalami kenaikan. Dan nilai tukar petani juga sudah semakin meningkat.

"Dana desa memang sebagian besar harus dievaluasi implementasinya,"kata Faisal kepada Kontan, Selasa (21/11).

Ia menyatakan praktik penyelewengan dana desa masih banyak yang terjadi. Temuan Core, banyak desa di luar Pulau Jawa yang membagikan dana desa ke sejumlah kerabat aparat desa. "Jadi wajar saja kemiskinan tidak bisa ditekan secara signifikan," imbuh dia.

Pemerintah mesti segera membuat sistem pengawasan dan pemantauan yang lebih baik. Selain itu pertanggungjawaban pengawasan juga harus jelas dilimpahkan pada K/L yang mana.

"Semestinya pertanggungjawaban biar Kementerian Desa yang melakukan hal tersebut," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×