kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Menteri Desa akui dapat 11.000 aduan dana desa


Selasa, 21 November 2017 / 17:46 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) akui banyak penyelewengan pada penyerapan dana desa. Peran pengawasan akan kembali dioptimalisasi sebagai jurus untuk pemberantasan penyelewengan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT)  Eko Putro Sandjoyo menyatakan, selama kurun waktu empat bulan terakhir, pihaknya menerima 11.000 aduan terkait penggunaan dana desa.

Namun dari jumlah tersebut, bukan hanya aduan penyelewengan dana, tapi juga masukan agar penyerapan dana desa lebih optimal. "Sejumlah masukan tersebut kami bawa hingga ke istana guna memecahkan persoalan," kata Eko, Selasa (21/11).

300 kasus penyelewengan diakuinya telah dibawa pihaknya ke ranah meja hijau. Tapi kedepan, pemerintah akan mengandalkan tindakan pencegahan.

Kementerian Desa PDTT bersama aparat kepolisian melakukan pengawasan tindakan secara preventif di wilayah potensial penyelewengan.

"Kita melakukan random audit. Kita tidak nunggu kejadian itu terjadi, kita melakukan bersama kepolisian secara lebih masif."

Jadi, ia bilang pemerintah sudah mereview dana desa dari perencanaan hingga pelaksanaan. Dan setiap orang yang bermain-main dengan dana desa akan dipecat dan dipidanakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×