kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

China dan Myanmar disebut kuasai sindikat peredaran Narkoba


Jumat, 14 Februari 2020 / 10:32 WIB
China dan Myanmar disebut kuasai sindikat peredaran Narkoba
ILUSTRASI. Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut menyusun barang bukti pil esktasi saat gelar kasus, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (4/8).

Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Inspektur Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Eko Daniyanto menuturkan, kebanyakan narkoba di dunia, termasuk Indonesia, berasal dari China dan Myanmar.

Hal itu diungkapkan Eko saat ditemui di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Sinergi Bea Cukai BNN dan Polisi tangkap pengedar narkoba

"Sekarang ini dunia dikuasai oleh dua kekuatan besar, China dengan Myanmar. Sekarang lebih banyak dari Myanmar. Makanya sekarang sindikat bagaimana berkolaborasi dengan sindikat yang lain untuk masuk ke Indonesia atau ke Malaysia," ungkap Eko.

Menurutnya, sindikat pengedar narkoba tersebut menggunakan berbagai modus untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Eko mengatakan, Indonesia masih menjadi tujuan utama para bandar tersebut yang menggunakan Malaysia sebagai jalur transit.

Baru-baru ini, modus yang dilakukan adalah menggunakan mainan anak. "Sekarang dia menggunakan bola. Kalau kita pegang itu semacam bola mainan anak-anak. Kalau dipukul dia nyala tapi dalamnya adalah sabu cair," ujarnya.

Baca Juga: Rutan Kabanjahe rusuh, anggota Polisi dan TNI evakuasi tahanan




TERBARU

Close [X]
×