kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Chatib Basri: Skenario berat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 0,3%


Senin, 13 April 2020 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri sebut dalam skenario berat, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 0,3% akibat corona.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri mengatakan, dampak dari wabah virus Corona (Covid-19) akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 0,3%-2,2%.

Proyeksi ini didasarkan pada pernyataan dari Kementerian Keuangan yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini hanya berkisar -0,4%-2,3%.

Baca Juga: Apa itu Pandemic Bonds? Ini kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Ada dua skenario yang dirujuk Chatib dari Australian National University, yaitu dampak ekonomi yang bersifat sedang dan dampak bersifat tinggi.

"Di dalam skenario dalam dampak sedang, ekonomi Indonesia akan terpukul minus 2,8% dari baseline (angka dasar). Artinya, apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 adalah 5%, kita hanya bisa tumbuh sebesar 2,2% di dalam skenario sedang," ujar Chatib dalam agenda diskusi daring, Senin (13/4).

Baca Juga: BPS catat inflasi bulan Maret 2020 di DKI Jakarta sebesar 0,33%

Sementara itu, apabila Covid-19 menyebabkan dampak yang buruk, maka di dalam skenario tersebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurun 4,7% dari angka dasar 5%.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×