kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.886   11,00   0,07%
  • IDX 7.439   -2,37   -0,03%
  • KOMPAS100 1.033   -4,16   -0,40%
  • LQ45 757   -3,43   -0,45%
  • ISSI 263   0,12   0,05%
  • IDX30 400   -1,52   -0,38%
  • IDXHIDIV20 493   -1,96   -0,40%
  • IDX80 116   -0,56   -0,48%
  • IDXV30 134   -0,61   -0,45%
  • IDXQ30 129   -0,30   -0,24%

Catat! Vaksin gotong royong hanya boleh diimpor oleh BUMN


Jumat, 26 Februari 2021 / 19:07 WIB
Catat! Vaksin gotong royong hanya boleh diimpor oleh BUMN
ILUSTRASI. Seorang tenaga medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada wartawan, di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah menegaskan vaksin virus corona (Covid-19) untuk program vaksinasi gotong royong hanya diimpor oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal itu untuk mempermudah proses pengawasan terkait dengan penggunaan pengadaan vaksin gotong royong. Hal itu sesuai dengan hasil konsultasi pemerintah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Untuk upaya-upaya mitigasi penyimpangan-penyimpangan, tentunya saat ini perusahaan importir tunggal akan dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero)," ujar Juru Bicara Vaksin Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat konferensi pers, Jumat (26/2).

Nadia bilang nantinya vaksin yang digunakan untuk vaksin gotong royong akan berbeda dengan vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah. Vaksin yang digunakan untuk vaksinasi program pemerintah adalah vaksim Sinovac, Novavax, Pfizer, dan AstraZeneca.

Baca Juga: Harapan pemerintah terhadap vaksinasi gotong royong

Saat ini pemerintah juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah produsen vaksin Covid-19 lainnya. Antara lain yang telah dihubungi adalah Moderna dan Sinopharm.

"Saat ini Bio Farma telah menjajaki pembicaraan suplai vaksin dengan prinsip harus berbeda dengan vaksin program," terang Juru Bicara PT Bio Farma Bambang Heriyanto.

Pengadaan vaksin Sinopharm akan dilakukan oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Bambang bilang vaksin yang digunakan untuk vaksinasi gotong royong harus memenuhi standar penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selanjutnya: Jangan takut vaksin Covid-19, jarum suntik sekarang tidak sakit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×