kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Cadev akhir Mei naik jadi US$ 124,95 miliar


Kamis, 08 Juni 2017 / 16:35 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia hingga akhir Mei 2017 sebesar US$ 124,95 miliar. Jumlah tersebut naik US$ 1,7 miliar dibanding posisi akhir bulan sebelumnya yang sebesar US$ 123,25 miliar.

Kenaikan cadev tersebut dipengaruhi oleh penerimaan devisa dari penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah. Tak hanya itu, kenaikan cadev tersebut juga didorong oleh lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas BI sebesar US$ 400 juta di akhir bulan lalu.

"Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resmi, Kamis (6/6).

Posisi cadev tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadev tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×