kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.886   61,00   0,34%
  • IDX 6.459   56,64   0,88%
  • KOMPAS100 833   3,52   0,42%
  • LQ45 633   0,87   0,14%
  • ISSI 227   4,68   2,10%
  • IDX30 354   0,24   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,29   0,07%
  • IDX80 95   0,30   0,32%
  • IDXV30 120   1,06   0,89%
  • IDXQ30 112   0,05   0,05%

Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis Jadi US$ 145,6 Miliar per Juni 2026


Selasa, 07 Juli 2026 / 10:53 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis Jadi US$ 145,6 Miliar per Juni 2026
ILUSTRASI. Cadangan devisa Indonesia naik tipis di Juni 2026, mencapai US$145,6 miliar. Simak analisis Bank Indonesia tentang stabilitas ekonomi saat ini (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia pada Juni 2026 tercatat sebesar US$ 145,6 miliar, sedikit meningkat dibandingkan posisi akhir Mei 2026 yang sebesar US$ 144,9 miliar.

Meski meningkat tipis, namun tren cadangan devisa RI sejak awal tahun menunjukkan penyusutan dari Januari yang sebesar US$ 154,58 miliar. Secara tahunan, cadangan devisa tersebut juga lebih rendah dibandingkan Juni 2025 yang sebesar US$ 152,57 miliar.

Berdasarkan data Bank Indonesia, posisi cadangan devisa Juni yang tetap terjaga tersebut dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta adanya pemenuhan kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Baca Juga: Ekspor Listrik Hijau ke Singapura, Bahlil Sebut Harga Masih Dinegosiasikan

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2026 setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujar Denny dalam keterangan resminya, Selasa (7/6/2026).

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank Indonesia juga terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×