kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cadangan devisa akhir Juni turun US$ 2,8 miliar


Selasa, 07 Juli 2015 / 16:35 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Tekanan berat pada nilai tukar rupiah memaksa otoritas moneter melakukan stabilisasi. Hal ini ikut mengikis cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa akhir Juni 2015 sebesar US$ 108,0 miliar. Nilai ini turun US$ 2,8 miliar dibanding posisi akhir Mei 2015 yang sebesar US$ 110,8 miliar.

Berdasarkan siaran pers BI yang diterima KONTAN, penurunan cadangan devisa di bulan Juni akibat pembayaran utang luar negeri pemerintah dan penggunaan devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah.

"Agar sesuai fundamentalnya guna mendukung terjaganya stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara, Selasa (7/7).

Posisi cadangan devisa per akhir Juni 2015 tersebut masih cukup untuk membiayai 7 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa sebanyak itu juga masih berada di atas standar kecukupan internasional, yakni sekitar 3 bulan impor.

"BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," tandas Tirta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×