kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Butuh 347 juta vaksin corona, pemerintah bakal gandeng Korea Selatan


Rabu, 10 Juni 2020 / 09:31 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Anna Suci Perwitasari

Adapun saat ini, pemerintah Indonesia dan beberapa negara lainnya melakukan relaksasi intellectual property rights yaitu bagi negara yang menemukan vaksin Covid-19 terlebih dahulu, maka dapat berbagi dengan negara lain. 

"Siapa yang menemukan terlebih dahulu bisa sharing dengan negara lain, jadi bisa melakukan co-production,” ujar Airlangga.

Selain Korea Selatan, untuk memenuhi vaksin Covid-19, Airlangga mengatakan pemerintah sudah memetakan negara lain seperti Prancis dan Denmark. "Mereka membutuhkan pasar besar sehingga kita bisa melakukan co-production," pungkas Airlangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×