kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

BUMN akan menyiapkan 4,7 juta masker di akhir Maret 2020 ini


Jumat, 20 Maret 2020 / 15:13 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau pencegahan virus Corona (Covid-19) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). melalui kegiatan pembersihan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yakni dengan melakukan penyemp


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Miiik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, BUMN farmasi akan memproduksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk mencegah perluasan dampak virus corona.

Salah satunya adalah dengan memproduksi masker.

Baca Juga: Erick Thohir: Empat tower Wisma Atlet untuk penanganan virus corona

"BUMN farmasi terus memproduksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan yang kami bisa, contoh misalnya masker. Itu insya Allah 31 Maret akan tersedia 4,7 juta masker, ujar Erick dalam telekonferensi online, Jumat (20/3).

Erick menjelaskan, masker-masker tersebut akan diproduksi sendiri oleh BUMN. Untuk bahan bakunya sendiri, kata Erick, akan mengambil dari negara-negara lain.

Namun demikian, Erick tidak ingin terlalu terbuka mengenai bahan baku yang digunakan. Ia hanya menegaskan bahwa BUMN sudah memiliki bahan baku untuk produksi masker ini.

Baca Juga: PLN Jakarta Raya pastikan suplai listrik ke RS rujukan virus corona aman




TERBARU

[X]
×