kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.060   -17,00   -0,09%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

BUMN akan menyiapkan 4,7 juta masker di akhir Maret 2020 ini


Jumat, 20 Maret 2020 / 15:13 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau pencegahan virus Corona (Covid-19) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). melalui kegiatan pembersihan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yakni dengan melakukan penyemp


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Miiik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, BUMN farmasi akan memproduksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk mencegah perluasan dampak virus corona.

Salah satunya adalah dengan memproduksi masker.

Baca Juga: Erick Thohir: Empat tower Wisma Atlet untuk penanganan virus corona

"BUMN farmasi terus memproduksi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan yang kami bisa, contoh misalnya masker. Itu insya Allah 31 Maret akan tersedia 4,7 juta masker, ujar Erick dalam telekonferensi online, Jumat (20/3).

Erick menjelaskan, masker-masker tersebut akan diproduksi sendiri oleh BUMN. Untuk bahan bakunya sendiri, kata Erick, akan mengambil dari negara-negara lain.

Namun demikian, Erick tidak ingin terlalu terbuka mengenai bahan baku yang digunakan. Ia hanya menegaskan bahwa BUMN sudah memiliki bahan baku untuk produksi masker ini.

Baca Juga: PLN Jakarta Raya pastikan suplai listrik ke RS rujukan virus corona aman




TERBARU

[X]
×