kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bulog: Stok daging cukup sampai usai Lebaran


Selasa, 07 Juni 2016 / 13:53 WIB
Bulog: Stok daging cukup sampai usai Lebaran


Sumber: Antara | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Badan Urusan Logistik (Bulog) saat ini memiliki stok daging sebanyak 80.000 ton. Jumlah tersebut diyakini cukup memenuhi kebutuhan masyarakat sampai usai Lebaran pada Juli mendatang.

"Stok daging tersimpan di gudang Bulog di seluruh divre (divisi regional) di seluruh Indonesia," kata Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu, di sela kunjungan Ketua DPR RI Ade Komarudin dan rombongan ke gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (7/6).

Menurut Wahyu, daging sebanyak 80.000 ton itu sebagian besar adalah daging impor dari Australia.

Menjelang Ramadhan dan Lebaran, harga daging naik sampai melampaui Rp100.000 per kg. Guna mengatasi kenaikan harga daging, menurut Wahyu, Bulog melakukan operasi pasar murah harga daging ke pasar-pasar tradisional.

"Harga daging untuk operasi pasar murah Rp 80.0000 per kg," katanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi menambahkan, persoalan stok dan konsumsi daging, masih seperti obat sakit kepala, hanya solusi jangka pendek.

Menurut dia, impor daging yang dilakukan pemerintah ternyata belum mampu menekan kenaikan harga daging sapi. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan untuk mengatasi persoalan daging, perlu perbaikan aturan dan tata niaga daging. (Riza Harahap)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×