kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.915.000   44.000   2,35%
  • USD/IDR 16.400   -20,00   -0,12%
  • IDX 7.142   47,86   0,67%
  • KOMPAS100 1.041   10,44   1,01%
  • LQ45 812   9,62   1,20%
  • ISSI 224   0,88   0,39%
  • IDX30 424   4,46   1,06%
  • IDXHIDIV20 504   1,88   0,37%
  • IDX80 117   1,34   1,15%
  • IDXV30 119   0,16   0,14%
  • IDXQ30 139   1,43   1,04%

Budi Waseso diam-diam bertemu pimpinan KPK


Jumat, 27 Februari 2015 / 14:12 WIB
Budi Waseso diam-diam bertemu pimpinan KPK
ILUSTRASI. Menurunkan berat badan


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso mengungkap pertemuannya dengan sejumlah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/2) lalu. Rupanya, pertemuan tersebut berdiskusi soal pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Begini, saya kan mau tangani kasus korupsi, saya belum sempat berkoordinasi dengan KPK. Kemarin itu saya yang mau ke sana, tapi beliau-beliau yang akhirnya ke tempat saya," ujar Budi di kantornya, Jumat (27/2) siang.

Pria yang populer disebut Buwas mengatakan bahwa pertemuan dengan pimpinan KPK tersebut dilakukan agar proses penanganan tindak pidana korupsi yang tengah diselidiki penyidik Bareskrim tidak bertabrakan dengan penyidik KPK. Buwas enggan mengungkap hasil pertemuan diam-diam tersebut. Sebab, hasilnya berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi yang tengah diusur Polri sendiri.

Buwas hanya memastikan bahwa perkara korupsi itu tetap ditangani Bareskrim. Sementara KPK hanya mengawasi saja.

"Sementara ini memang belum bisa saya sampaikan karena masih penyelidikan. Jika sudah mulai meningkat ke alat bukti, pasti akan saya sampaikan," lanjut Buwas.

Diketahui, sejumlah pimpinan KPK, antara lain Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Adnan Pandu Praja, bertemu Buwas pada Rabu sekitar pukul 20.00 WIB malam. Pertemuan itu tidak diketahui media. Para jurnalis baru mengetahuinya saat memergoki Ruki baru keluar dari gedung Bareskrim. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×