kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

BPS: Impor dari China Terbanyak selama Januari-September 2025, US$ 62,07 Miliar


Senin, 03 November 2025 / 13:08 WIB
Diperbarui Senin, 03 November 2025 / 15:34 WIB
BPS: Impor dari China Terbanyak selama Januari-September 2025, US$ 62,07 Miliar
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia paling banyak melakukan impor dari China sepanjang Januari-September 2025.. KONTAN/Baihaki/27/12/2019


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia paling banyak melakukan impor dari China sepanjang Januari-September 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini menyampaikan, impor Indonesia dari China mencapai US$ 62,07 miliar, atau 40,68% dari total impor non minyak dan gas (migas).

“Impor non migas dari China mencapai US$ 62,07 miliar,” tutur Pudji dalam konferensi pers, Senin (3/11/2025).

Bila dirinci, impor dari negeri Tirai Bambu tersebut paling banyak adalah mesin dan peralatan mekanis (HS 84) sebesar US$ 14,39 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) US$ 13,19 miliar, serta kendaraan dan bagiannya (HS 87) mencapai US$ 3,52 miliar.

Baca Juga: Impor Konsumsi dan Bahan Baku Kompak Turun Sepanjang Januari-September 2025

Negara selanjutnya adalah Jepang, dengan total impor non migas mencapai US$ 11,01 miliar atau 7,22%. Terdiri dari mesin dan peralatan mekanis (HS 84) US$ 2,38 miliar, kendaraan dan bagiannya (HS 87) US$ 1,65 miliar, serta besi dan baja (HS 72) mencapai US$ 1,46 miliar.

Diposisi ketiga adalah impor dari Amerika Serikat (AS) mencapai US$ 7,33 miliar atau 4,81% dari total impor non migas, dengan komoditas utama impor mesin dan peralatan mekanis (HS 84) US$ 1,41 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) US$ 0,77 miliar, serta biji dan buah mengandung minyak (HS 12) US$ 0,76 miliar.

Lebih lanjut, impor non migas dari wilayah ASEAN mencapai 15,79% dari total impor non migas, dari Uni Eropa mencapai 5,84%, dan negara lainnya mencapai 25,66%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×