kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BPS: Neraca perdagangan 2010 bisa surplus US$ 20 miliar


Senin, 03 Januari 2011 / 14:07 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Selama periode Januari hingga November lalu, neraca perdagangan sudah surplus sebesar US$ 18,07 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan neraca perdagangan akhir tahun 2010 bisa surplus sebesar US$ 20 miliar.

Pada November 2010, neraca perdagangan menyumbang surplus sebesar US$ 2,27 miliar. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, jika ekspor dan impor bertahan seperti pada November 2010 maka nilai surplus perdagangan bisa mencapai US$ 20 miliar.

Dia memaparkan, komposisi neraca perdagangan berasal surplus perdagangan non migas selama Januari-November 2010 sebesar US$ 18,128 miliar. “Sayangnya, kita mengalami defisit secara keseluruhan untuk migas, walaupun tipis sebesar US$ 53,9 miliar,” ucapnya, Senin (3/1).

Rusman menilai tipisnya defisit migas itu dikarenakan masih membukukan surplus untuk ekspor dan impor minyak mentah sebesar US$ 1,52 miliar. Tetapi, mengalami defisit yang besar untuk produk (hasil) minyak, seperti bahan bakar minyak. “Memang sebagian BBM kita juga diimpor karena keterbatasan kilang dalam negeri, itu jumlahnya US$ 13,04 miliar. Sedangkan gas alam, LNG, kita membukukan surplus sebesar US$ 11,46 miliar,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×