kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BPS: Neraca perdagangan 2010 bisa surplus US$ 20 miliar


Senin, 03 Januari 2011 / 14:07 WIB
BPS: Neraca perdagangan 2010 bisa surplus US$ 20 miliar


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Selama periode Januari hingga November lalu, neraca perdagangan sudah surplus sebesar US$ 18,07 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan neraca perdagangan akhir tahun 2010 bisa surplus sebesar US$ 20 miliar.

Pada November 2010, neraca perdagangan menyumbang surplus sebesar US$ 2,27 miliar. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, jika ekspor dan impor bertahan seperti pada November 2010 maka nilai surplus perdagangan bisa mencapai US$ 20 miliar.

Dia memaparkan, komposisi neraca perdagangan berasal surplus perdagangan non migas selama Januari-November 2010 sebesar US$ 18,128 miliar. “Sayangnya, kita mengalami defisit secara keseluruhan untuk migas, walaupun tipis sebesar US$ 53,9 miliar,” ucapnya, Senin (3/1).

Rusman menilai tipisnya defisit migas itu dikarenakan masih membukukan surplus untuk ekspor dan impor minyak mentah sebesar US$ 1,52 miliar. Tetapi, mengalami defisit yang besar untuk produk (hasil) minyak, seperti bahan bakar minyak. “Memang sebagian BBM kita juga diimpor karena keterbatasan kilang dalam negeri, itu jumlahnya US$ 13,04 miliar. Sedangkan gas alam, LNG, kita membukukan surplus sebesar US$ 11,46 miliar,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×