kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BPS: Lonjakan Kasus Covid-19 Akan Menekan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2022


Senin, 21 Februari 2022 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. BPS menyebut, lonjakan kasus Covid-19 akibat Omicron akan berpengaruh ke pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2022.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron akan sangat berpengaruh ke pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2022.

“Dengan naiknya kasus Omicron sekarang akan berpengaruh pada mobilitas dan akan berpengaruh pada kinerja ekonomi di kuartal I 2022,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam Diskusi Publik Forum Masyarakat Statistik: Kinerja Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi secara virtual, Senin (21/2).

Selain tingkat penularan yang bertambah pesat, mobilitas masyarakat juga mengalami penurunan akibat pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai daerah dengan tingkat pengetatan di level yang berbeda.

Asal tahu saja, kinerja pertumbuhan ekonomi berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Pada masa awal Covid-19,  pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi cukup dalam, tetapi membaik seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. 

Baca Juga: BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Mencapai 3,69%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×