Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,38 juta kunjungan pada Mei 2026, meningkat secara bulanan 10,69% dibandingkan April, dan secara tahunan naik 5,83% yoy.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 1.193.552 kunjungan melalui pintu masuk utama dan 188.535 kunjungan melalui pintu masuk perbatasan.
"Dengan demikian secara total dari pintu masuk utama dan pintu masuk perbatasan, kunjungan wisman pada bulan Mei sebanyak 1,38 juta atau naik 10,69% secara bulanan. Sedangkan secara tahunan, Mei 2026 dibandingkan Mei 2025, naik 5,83%," ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/7).
Baca Juga: DJP Buka Peluang Tunjuk Lebih Banyak Marketplace sebagai Pemungut Pajak
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 6,07 juta kunjungan, meningkat 7,68% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Menurut Ateng, capaian tersebut merupakan yang tertinggi untuk periode Januari–Mei sejak 2020.
"Secara kumulatif sepanjang Januari sampai dengan Mei tahun 2026 total kunjungan wisman mencapai 6,07 juta kunjungan atau naik 7,68% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Capaian kunjungan wisman Januari sampai dengan Mei tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020," jelasnya.
Berdasarkan kewarganegaraan yang tercermin dari paspor yang digunakan di pintu masuk utama, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Indonesia dengan pangsa 21,58%. Selanjutnya disusul wisatawan asal Australia sebesar 11,22% dan Singapura sebesar 9,89%.
Ateng menyebutkan kunjungan wisatawan pemegang paspor Malaysia dan Singapura meningkat baik secara bulanan maupun tahunan. Sementara itu, jumlah wisatawan asal Australia masih tumbuh dibandingkan Mei tahun lalu, meski mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Adapun berdasarkan pintu masuk utama, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi gerbang kedatangan wisman terbesar ke Indonesia. Kedatangan melalui bandara tersebut didominasi oleh wisatawan berkewarganegaraan Australia.
Baca Juga: China Jadi Pemberat Defisit Neraca Dagang RI, AS Masih Penyumbang Surplus
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














