kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.024   -25,00   -0,15%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

BPS: Ekspor Indonesia Bulan Februari 2026 Naik 1,01% Menjadi US$ 22,17 Miliar


Rabu, 01 April 2026 / 11:28 WIB
BPS: Ekspor Indonesia Bulan Februari 2026 Naik 1,01% Menjadi US$ 22,17 Miliar
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja ekspor Indonesia pada Februari 2026 mencapai US$ 22,17 miliar, atau meningkat 1,01%  (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja ekspor Indonesia pada Februari 2026 mencapai US$ 22,17 miliar, atau meningkat 1,01% year on year (yoy) bila dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 21,94 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebutkan, peningkatan kinerja ekspor ini utamanya didorong oleh kinerja ekspor non minyak dan gas (migas).

Di periode tersebut, ekspor non migas Indonesia mencapai US$ 21,09 miliar atau naik 1,30% yoy dari periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 20,82 miliar.

“Secara tahunan nilai ekspor non migas tercatta sebesar US$ 21,09 miliar,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Turun Tajam pada Maret 2026, Terdampak Konflik Timur Tengah

Sementara itu, nilai ekspor migas tercatat sebesar US$ 1,08 miliar, atau turun 4,25% yoy, dari periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 1,13 miliar.

Ateng membeberkan, nilai ekspor non migas meningkat, utamanya didorong beberapa komoditas utama. Seperti lemak dan minyak hewan nabati (HS 15) naik 16,19% dengan andil 2,17% terhadap peningkatan total ekspor.

Kemudian, didorong nikel dari barang daripadanya (HS 75) naik 74,84% dengan andil 1,84%. Mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85) naik 28,43% dengan andil 1,21%.

Adapun sepanjang Januari hingga Februari 2026, kinerja ekspor mencapai US$ 44,32 miliar, atau naik 2,19% year on year (yoy) dari periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 43,37 miliar.

Baca Juga: Kebijakan WFH dan Pembatasan BBM Berpotensi Menahan Laju Ekonomi Jika Tanpa Stimulus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×