kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.672   8,00   0,05%
  • IDX 6.638   1,85   0,03%
  • KOMPAS100 867   0,17   0,02%
  • LQ45 658   -0,07   -0,01%
  • ISSI 232   1,08   0,47%
  • IDX30 368   -0,18   -0,05%
  • IDXHIDIV20 454   -0,80   -0,18%
  • IDX80 99   0,13   0,13%
  • IDXV30 126   0,46   0,36%
  • IDXQ30 118   -0,17   -0,15%

BPS catat inflasi pada Desember 2019 sebesar 0,34%


Kamis, 02 Januari 2020 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS dan jajarannya dalam paparan neraca dagang dan kinerja ekspor impor Oktober 2019 di kantor BPS Pasar Baru, Jumat (15/11).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada bulan Desember 2019 sebesar 0,34% (month-on-month/mom). Capaian inflasi pada bulan tersebut lebih rendah dari Desember 2018 dan Desember 2017 yang masing-masing sebesar 0,62% mom dan 0,71% mom.

Berdasarkan hasil survei BPS di 82 kota IHK, inflasi pada Desember 2019 disumbang dari inflasi kelompok pengeluaran bahan makanan serta kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

Baca Juga: Terendah sejak 2012, BPS catat inflasi sepanjang 2019 sebesar 2,72%

Dari kelompok bahan makanan, kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,78% dengan andil pada inflasi umum sebesar 0,16%. Komoditas yang memberi andil inflasi adalah telor ayam ras sebesar 0,08%, bawang merah 0,07%, ikan segar 0,02%, beras 0,01%, serta beberapa sayuran seperti bayam dan kacang panjang masing-masing sebesar 0,01%.

Sementara itu, ada juga bahan pangan yang mengalami deflasi sehingga menahan laju inflasi, yaitu cabai merah dengan deflasi sebesar 0,05%, cabai rawit 0,03%, dan daging ayam ras 0,01%.

Bila dilihat dari kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan, inflasi pada kelompok ini sebesar 0,58% dengan andil sebesar 0,10% pada inflasi pada bulan Desember 2019.

Baca Juga: Rupiah awali tahun 2020 dengan menguat di kurs Jisdor

"Kelompok ini dominan karena banyak liburan Natal dan Tahun Baru," jelas Suhariyanto pada Kamis (2/1) di Jakarta. Selain itu, penyumbang inflasi lainnya adalah tarif angkutan udara 0,07%, tarif kereta api 0,02%, dan tarif antar kota sebesar 0,01%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×