kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.103   16,00   0,09%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

BPS Catat Impor Bahan Baku, Barang Konsumsi dan dan Modal Turun pada Maret 2024


Senin, 22 April 2024 / 15:21 WIB
BPS Catat Impor Bahan Baku, Barang Konsumsi dan dan Modal Turun pada Maret 2024
ILUSTRASI. BPS mencatat, nilai impor pada seluruh golongan penggunaan barang pada Maret 2024 turun dibandingkan Februari 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada seluruh golongan penggunaan barang pada Maret 2024 turun dibandingkan Februari 2024.

Penurunan tertinggi dialami oleh golongan barang modal senilai US$ 368, 9 juta atau 11,26 %, diikuti oleh bahan baku/penolong turun US$ 97,4 juta atau 0,73% dan barang konsumsi US$ 12,8 juta atau sebesar 0,69%.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, impor bahan baku/penolong menyumbang setidaknya 73,53% dari total impor Maret 2024.

Baca Juga: BPS: Indonesia Lebih Banyak Mengimpor Barang dari Israel Dibanding Iran

“Penurunan nilai impor secara bulanan terjadi pada seluruh kelompok penggunaan,” tutur Amalia dalam konferensi pers, Senin (22/4).

Sementara itu secara tahunan nilai impor terjadi peningkatan pada kelompok konsumsi, sedangkan kelompok bahan baku/penolong dan barang modal mengalami penurunan.

Lebih lanjut, Selama Januari–Maret 2024, hanya golongan bahan baku/penolong yang mengalami penurunan senilai US$ 821,0 juta atau 2,01%. Sementara golongan barang konsumsi dan barang modal meningkat masing-masing senilai US$ 760,4 juta atau mencapai 16,11% dan US$ 6,2 juta 0,07%.

Dilihat dari peranannya selama Januari–Maret 2024, golongan bahan baku/penolong mendominasi dengan nilai US$ 39.972,0 juta (72,81%), diikuti oleh barang modal US$ 9.441,6 juta (17,20%), dan barang konsumsi US$ 5.482,2 juta (9,99%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×