kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.847   45,00   0,27%
  • IDX 8.241   -50,41   -0,61%
  • KOMPAS100 1.165   -7,03   -0,60%
  • LQ45 837   -5,28   -0,63%
  • ISSI 296   -0,59   -0,20%
  • IDX30 435   -0,94   -0,22%
  • IDXHIDIV20 521   0,70   0,13%
  • IDX80 130   -0,78   -0,60%
  • IDXV30 143   0,85   0,60%
  • IDXQ30 141   0,01   0,00%

BPS: 27.173 Terverifikasi Diutamakan Menerima Bantuan Rumah Imbas Bencana Sumatra


Kamis, 12 Februari 2026 / 11:18 WIB
BPS: 27.173 Terverifikasi Diutamakan Menerima Bantuan Rumah Imbas Bencana Sumatra
ILUSTRASI. Hunian rumah bencana di Sumatra


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sebanyak 27.173  keluarga dinyatakan telah valid dan terverifikasi sebagai keluarga yang dapat diutamakan untuk menerima bantuan stimulan rumah terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Pendataan tersebut dilakukan di 46 dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, sementara 6 kabupaten/kota lainnya tidak mengusulkan data.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa pembangunan Data Tunggal Bencana Sumatera merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana melalui data yang akurat, terintegrasi dan terpadu.

“BPS bertugas mengelola data, termasuk membangun data tunggal bencana melalui pendataan, pemutakhiran, integrasi, interoperabilitas, dan pemanfaatan data lintas kementerian dan lembaga agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran,” kata Amalia dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga: Data Tunggal Nasional Diperbarui, Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

Amalia menjelaskan dari 115.417 data awal yang diterima dari 46 kabupaten/kota, terdapat 6.706 record dengan NIK kosong, 4.219 record NIK tidak sesuai format, 3.043 record duplikat/ganda, dan 7.244 record NIK unik tidak padan. 

Setelah dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), diperoleh 94.205 NIK Unik Padan. Dari jumlah tersebut, diperoleh 90.066 keluarga unik di 46 kabupaten/kota yang mengirimkan usulan penerima bantuan pemerintah melalui Surat Keputusan (SK) bupati/walikota maupun SK yang ditandatangani oleh 3 pihak (kepala daerah, kepala kejaksaaan negeri, dan kapolres, red).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil penunggalan di 25 kabupaten/kota yang ditandatangani oleh 3 pihak, diperoleh 28.259 jumlah keluarga unik. Dari angka tersebut, tingkat kerusakan rumah di 27.173 keluarga telah teridentifikasi.

Secara rinci, 12.619 keluarga (46,44%) mengalami kerusakan ringan, 5.501 keluarga (20,24%) mengalami kerusakan sedang, 6.942 keluarga (25,55%) mengalami kerusakan berat. Selain itu, terdapat 202 keluarga (0,74%) yang rumahnya hanyut atau hilang, 1.909 keluarga (7,01%) mengalami kerusakan lainnya, serta 1.086 keluarga (3,84%) yang kerusakannya belum dapat ditentukan.

”Bagi yang kerusakannya belum dapat ditentukan, data nya kami kembalikan ke Pemda dan BPS daerah untuk divalidasi,” kata Amalia.

BPS akan terus melanjutkan pemadanan, verifikasi, dan validasi lampiran SK seiring dengan berlanjutnya pemasukan SK yang ditandatangani tiga pihak.

Baca Juga: Rekayasa Lalin Mudik Lebaran 2026 Ditetapkan, Cek Jadwal One Way!

Sebagai koordinator bidang pengelolaan data pada Satgas Bencana pemerintah, BPS menyediakan 2 skema pengelolaan data bencana, yaitu data prabencana dan pascabencana. Pada tahap pascabencana, BPS melakukan respon cepat data melalui pendataan lapangan, pengumpulan data dari kementerian dan lembaga terkait, serta pengembangan dashboard data tunggal bencana.

Untuk mendukung pendataan lapangan, BPS menerjunkan sekitar 510 mahasiswa Politeknik Statistika STIS yang didampingi dosen dan pegawai BPS. Pendataan ini bertujuan memperoleh data kondisi masyarakat terdampak secara langsung dan memastikan tidak ada warga yang terlewat.

“Kami men-deploy 510 mahasiswa dan mahasiswi Polikteknik Statistika STIS untuk melaksanakan  pendataan di lapangan,” ujar Amalia.

Selanjutnya: Profil PTRO: Emiten Tambang yang Sempat Memerah Kini Kembali Menghijau

Menarik Dibaca: Promo Sport Station Kejutan Imlek: Diskon hingga 40% & Voucher Tambahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×